Mental tiap orang beda-beda
siapa tahu di masa depan akan ada bencana atau kesulitan yang dihadapi.
Ada ujian
Present self : udah santai saja, nggak usah terlalu serius belajarnya. Kan kalau gagal bisa ngulang.
Future self : belajar dengan serius agar nilainya bagus dan lulus tepat waktu untuk mencari kesuksesan selanjutnya.
Orang bermental sukses mampu untuk menunda kesenangan saat ini (delay gratification) untuk kebahagiaan yang lebih besar di masa mendatang.
Hambatan vs Peluang
Ketika menghadapi suatu tantangan, ada dua macam orang:
Melihat hambatannya
Melihat peluangnya
Orang bermental sukses akan memilih yang kedua. Mereka percaya selalu ada kesempatan di balik setiap permasalahan.
Korban vs Penyintas
Ketika menghadapi masalah, orang bermental gagal akan menempatkan diri sebagai "korban". Menyalahkan keadaan, menyalahkan orang, menyalahkan siapapun, kecuali menyalahkan diri sendiri.
Kalau orang ingin lepas dari mental seperti ini, perlu belajar menjadi penyintas (survivor). Hadapi permasalahan di depan mata dan cari solusinya.
Ingatlah bahwa setiap masalah pasti akan ada jalan keluarnya.
Proses vs Instan
Orang bermental sukses berfokus pada proses, karena mereka percaya proses yang baik akan menghasilkan hasil yang baik pula.
Semua hasil yang hebat, ada proses yang panjang di belakangnya. Rome wasn't build in a day.
Sebaliknya orang bermental gagal tidak peduli proses (yang penting cepat): pengen cepat kaya, pengen cepat sukses, dan cepat-cepat lainnya. Makanya investasi bodong banyak sekali korbannya, orang-orang yang punya uang tapi mentalnya belum siap mengelolanya.
Hope this help,
Stay Wise Be Bold.
Komentar
Posting Komentar